Rabu, 16 November 2016

CLOUD COMPUTING



CLOUD COMPUTING




Komputasi awan atau biasa disebut cloud computing ini adalah sebuah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (Komputasi) dan pengembangan berbasis internet('awan' atau ‘cloud’). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain


Jenis Cloud Computing
  • Software as a Service (SaaS)
adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita tinggal memakai software (perangkat lunak) yang telah disediakan. Kita cukup tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa digunakan dengan baik.
Contoh: layanan email publik (Gmail, YahooMail, Hotmail, dsb), social network (Facebook, Twitter, dsb) instant messaging (YahooMessenger, Skype, GTalk, dsb) dan masih banyak lagi yang lain. 
Dalam perkembangan-nya, banyak perangkat lunak yang dulu hanya kita bisa nikmati dengan menginstall aplikasi tersebut di komputer kita (on-premise) mulai bisa kita nikmati lewat Cloud Computing. Keuntungan-nya, kita tidak perlu membeli lisensi dan tinggal terkoneksi ke internet untuk memakai-nya. Contoh: Microsoft Office yang sekarang kita bisa nikmati lewat Office 365, Adobe Suite yang bisa kita nikmati lewat Adobe Creative Cloud, dsb.
  • Platform as a Service (PaaS)
adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita menyewa “rumah” berikut lingkungan-nya (sistem operasi, network, databbase engine, framework aplikasi, dll), untuk menjalankan aplikasi yang kita buat. Kita tidak perlu pusing untuk menyiapkan “rumah” dan memelihara “rumah” tersebut. Yang penting aplikasi yang kita buat bisa berjalan dengan baik di “rumah” tersebut. Untuk pemeliharaan “rumah” ini menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan. Sebagai analogi, misal-nya kita sewa kamar hotel, kita tinggal tidur di kamar yang sudah kita sewa, tanpa peduli bagaimana “perawatan” dari kamar dan lingkungan-nya. Yang penting, kita bisa nyaman tinggal di kamar itu, jika suatu saat kita dibuat tidak nyaman, tinggal cabut dan pindah ke hotel lain yang lebih bagus layanan-nya.
Contoh penyedia layanan PaaS ini adalah: Amazon Web Service, Windows Azure,  bahkan tradisional hosting-pun merupakan contoh dari PaaS.
Keuntungan dari PaaS adalah kita sebagai pengembang bisa fokus pada aplikasi yang kita buat, tidak perlu memikirkan operasional dari “rumah” untuk aplikasi yang kita buat.
  • Infrastructure as a Service (IaaS)
adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network dsb). Kita bisa definisikan berapa besar-nya unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage) , memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lain-nya yang akan kita sewa. Mudah-nya, IaaS ini adalah menyewa komputer virtual yang masih kosong, dimana setelah komputer ini disewa kita bisa menggunakan-nya terserah dari kebutuhan kita. Kita bisa install sistem operasi dan aplikasi apapun diatas-nya.
Contoh penyedia layanan IaaS ini adalah: Amazon EC2, Windows Azure (soon), TelkomCloud, BizNetCloud, dsb.
Keuntungan dari IaaS ini adalah kita tidak perlu membeli komputer fisik, dan konfigurasi komputer virtual tersebut bisa kita rubah (scale up/scale down) dengan mudah. Sebagai contoh, saat komputer virtual tersebut sudah kelebihan beban, kita bisa tambahkan CPU, RAM, Storage dsb dengan segera.


Contoh penerapan Cloud Computing dalam kehidupan sehari-hari :

Youjeng adalah mahasiswa tingkat akhir pada salah satu Universitas. Ia sedang membuat suatu tugas akhir (skripsi). Youjeng adalah seorang yang sangat pelupa, sering kali barang-barang nya tertinggal di tempat yang baru ia kunjungi. Suatu saat ia akan mengprint skripsi nya. Berhubung printer dirumah nya sedang habis tinta nya , terpaksa ia mengprint skripsi nya itu ke Warnet yang jaraknya cukup jauh dari rumah nya. Setelah sampai di warnet, Youjeng lupa membawa flashdisk yang sudah berisikan file tersebut. Beruntung sebelum nya ia sudah mengupload tugas nya itu di GoogleDrive (tempat penyimpanan berbasis internet) dan juga Google Docs (aplikasi pengolah dokumen yang bisa digunakan hanya melewati jaringan internet tanpa harus mengisntall program tersebut). Akhirnya , dengan ia menggunakan cloud computing tersebut youjeng bisa mengprint skripsi nya tanpa harus mengambil flashdisk di rumah nya yang jaraknya cukup jauh.




SUMBER :
 
1.     Diskusikan hambatan-hambatan yang harus dipertimbangkan dalam merancang sebuah Index Inversi untuk Multi-key File!

hambatan pada penggunaan index Invesi adalah membutuhkan banyak key untuk menunjukkan tiap ID ke key lain. Misalnya, kita memiliki 3 file yang ingin dihubungkan dengan index Inversi, tiap file punya 5 record, maka kita harus punya 5 key juga sebagai secondary key untuk menghubungkan 3 file tersebut. Pengulangan data dari beberapa file bukan merupakan cara yang baik untuk mengakses record dengan berbagai cara. Dan cara ini memerlukan space (ruang) yang besar di storage dan kesulitan pada waktu pengupgradean record secara serentak.

2.     Diskusikan hambatan-hambatan yang harus dipertimbangkan dalam merancang  sebuah Indexk untuk Multi-list File!

hambatan yang harus dipertimbangkan dalam merancang  sebuah Indexk untuk Multi-list File ialah Pencarian secara SEQUENTIAL nya memerlukan akses sampai 20 data record, menggunakan indeks GROUP-CODE berarti akses sampai 3 data record dan memakai indeks OVERDRAW-LIMIT berarti akses sampai 8 data record. Jadi kesimpulannya adalah Terlalu banyak akses data record yang dibutuhkan untuk melakukan pencarian data.

3.     Mengapa kebanyakan implementasi dari struktur alternate-key indek sequential menggunakan pendekatan inverted dibanding pendekatan multi-list?

Karena Pendekatan Inverted sangat popular,serta sistem-sistem yang terdapat pada pendekatan inverted memberikan retrieve record secara tepat dan user friendly. Dan juga inversi untuk indeks sequential memberikan retrieve record dengan tepat, juga dipakai sebagai dasar struktur database dalam beberapa sistem database manajemen.

4.     Jelaskan permintaan (Request) yang dapat dilayani oleh indeknya sendiri dalam sebuah inverted file!
Misal, Sebuah indeks inversi dengan key SOCNO untuk sebuah relatif file dengan nilai key  ID akan memberikan sebuah file yang dapat diakses langsung oleh sebuah ID atau SOCNO. Indeks inversi tersebut mempunyai semua nilai key di mana masing-masing nilai key mempunyai penunjuk ke record yang bersangkutan.

5.     Pada beberapa Multi-list file, setiap indek entry mencakup panjang dari linked list yang berkaitan. Jenis permintaan apa yang menguntukan dengan informasi yang tersedia ini?

sebuah nilai key mempunyai hanya sebuah petunjuk untuk data record pertama dengan nilai key. Maka pada multi list file terdapat sebuah linked-list dari data record untuk setiap nilai dari seconary key, misal dalam pencarian sequential membutuhkan 10 data akses berarti memiliki 10 nilai keynya masing-masing.

6.  Diskusikan keuntungan dan kerugian dalam memberikan tanggung jawab kepada programmer aplikasi untuk merancang file yang digunakan untuk programmnya, dibanding memberikan tanggung jawab kepada orang lain ?

Keuntungan memberikan tanggung jawab untuk merancang file kepada seorang programmer aplikasi yaitu seorang programmer menjadi tahu bagaimana rancangan file yang akan dibuat dan diaplikasikan kedalam sebuah program.
kerugiannya adalah seorang programmer menjadi pecah konsenterasi karena harus mengerjakan dua pekerjaan sekaligus. Akan lebih baik jika dalam merancang file terdapat orang lain yang melakukannya sehingga kesalahan-kesalahan yang mungkin akan muncul dapat diminimalisir.

Sabtu, 15 Oktober 2016

ARTIKEL
DBMS (DATABASE MANAGEMENT SYSTEM)

ARFIKRIAWAN
2KA04
10115950

UNIVERSITAS GUNADARMA

Pengertian DBMS Dan Contohnya dapat kamu baca dan pahami di artikel ini. DBMS adalah singkatan dari “Database Management System” yaitu sistem penorganisasian dan sistem pengolahan Database pada komputer. DBMS atau database management system ini merupakan perangkat lunak (software) yang dipakai untuk membangun basis data yang berbasis komputerisasi.
DBMS (Database Management system) ini juga dapat membantu dalam memelihara serta pengolahan data dalam jumlah yang besar, dengan menggunakan DBMS bertujuan agar tidak dapat menimbulkan kekacauan dan dapat dipakai oleh user sesuai dengan kebutuhan.
Perintah atau instruksi tersebut umumnya ditentukan oleh user, adapun bahasa yang digunakan dibagi kedalam 2 (dua) macam diantaranya sebagaimana di bawah ini:
1. DDL (Data Definition Language)
Yang pertama adalah bahasa DDL atau kepanjangannya Data Definition Languange, yaitu dipakai untuk menggambarkan desain dari basis data secara menyeluruh. DDL (Data Definition Language) dapat dipakai untuk membuat tabel baru, memuat indeks, maupun mengubah tabel. Hasil dari kompilasi DDL akan disimpan di kamus data. Itulah definisi dari DDL.
2. DML (Data Manipulation Language)
Dan yang kedua adalah DML atau kepanjangannya Data Manipulation Language, yaitu dipakai untuk memanipulasi daan pengambilan data pada suatu basis data, misalnya seperti penambahan data yang baru ke dalam suatu basis data, menghapus data pada suatu basis data dan mengubah data pada suatu basis data. Itulah definisi dar DML.

SUMBER :
http://www.pengertianku.net/2015/05/pengertian-dbms-dan-contohnya-lengkap.html 

MENGANALISA DAMPAK DARI DBMS BIONIC


Menurut analisa saya, sekarang ini seiring berjalannya perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat. Sekarang dimana Software memerintah mesin database dan commodity processors riding Moore’s Law dari tahun 1980-an awal. Namun , hardware saat ini sangat berbeda , dimana banyak hardware yang membuat mesin database saat ini menjadi sangat menarik. Misalnya Stagnant clock speeds, looming dark silicon, ketersediaan hardware reconfigurable, dan kekuatan ekonomi dari penyedia cloud semua menyelaraskan untuk membuat kustom hardware database yang ekonomis . Dalam hal ini penulis pun berpendapat “bahwa aliran kontrol beban kerja-dengan sesuai mereka latency-adalah target layak lain untuk dukungan hardware. Untuk membuat titik, kami menguraikan arsitektur pemrosesan transaksi yang offloads banyak fungsi untuk hardware reconfigurable. Kami memprediksi konvergensi untuk sepenuhnya "bionik" mesin database yang menerapkan hampir semua fungsi tombol langsung di hardware dan membuang software untuk peran sebagian besar manajerial”.

Meskipun sistem basis data (database) telah main mata dengan hardware khusus selama beberapa dekade, tetapi realitas ekonomi secara historis lebih murni disukai oleh solusi perangkat lunak yang menunggangi Hukum Moore (Moore’s Law). Sehingga pada akhirnya, sebuah inovasi / ledakan baru aplikasi "big data" berbasis cloud bahwa, untuk pertama kalinya, penyedia seperti Google, Facebook, Amazon, dan Microsoft memiliki itu semua. Dan penulis pun berpendapat lagi tentang hal ini. Ia berpendapat bahwa “hardware khusus, dan hardware reconfigurable khususnya, juga memegang janji untuk perhitungan didominasi oleh aliran kontrol dan tinggi-latency operasi, perhitungan yang secara luas digunakan dalam pemrosesan transaksi dan grafik traversals.”. Lalu mereka menambahkan bahwa mereka telah membuat 2 buah klaim :
·        dukungan hardware yang efektif tidak perlu selalu meningkatkan kinerja baku; tujuan sebenarnya adalah untuk mengurangi penggunaan energi bersih.
·        Fraksi mengejutkan operasi database setuju untuk implementasi hardware; kami memperkirakan bahwa sistem masa depan sebagian besar akan menggunakan perangkat lunak untuk mengkoordinasikan penggunaan dan interaksi unit perangkat keras yang tersedia.

Dark Silicon memiliki efek yang berasal dari 2 sumber , yang pertama mengabaikan skala kekuasaan untuk permintaan desain multicore(banyak inti) saat-homogen tumbuh secara eksponensial paralelisme dari perangkat lunak. Meskipun banyak tugas manajemen data penting yang memalukan paralel, tidak semua. Selanjutnya, bahkan tugas memalukan paralel menderita efek miring dan ketidakseimbangan sebagai data tersebar di lebih dan lebih core(inti).

Didalam Latensi dan Control-Flow pengolahan bentuk query Columnar menghasilkan dataflow yang signifikan dan Control-Flow yang relatif mudah. Biasanya pemrosesan transaksi memiliki aliran kontrol berat dan kecil, komponen dataflow yang tidak teratur.

Daripada mencoba untuk meningkatkan kinerja baku dari OLTP, sang penulis pun menambahkan bahwa OLTP akan paling diuntungkan dari hardware yang mengurangi jejak kekuasaan dan membantu menyembunyikan atau menghindari sebanyak mungkin.


Hardware custom memiliki sebuah reputasi untuk penanganan Control-Flow di Hardware yang buruk. Biasanya usaha yang gagal adalah mengambil aliran kontrol dinamis dari sebuah tujuan umum program. Hardware sebenarnya unggul di aliran kontrol, seperti yang dibuktikan oleh banyak negara. Dimana negara-negara tersebut mempekerjakan hardware paralelisme untuk sesuatu efek yang besar. Sang penulis mengusulkan untuk menargetkan hotspot software inefisiensi ini dengan memeriksa operasi yang mendasari dan pemetaan mereka langsung ke perangkat keras, sehingga menghindari kerugian karena dimulai dengan implementasi software.
Bionic transaction pengolahan adalah salah satu sistem ‘Target Beton’. Dengan  mempertimbangkan HC-2 mesin, yang menggabungkan FPGA  dengan prosesor dari Intel yang modern.



Data Oriented Architecture (DORA) yangmemungkinkan sistem pemrosessan sepenuhnya (SharedEverything). DORA sendiri membagi database ke partisi logical didukung oleh common buffer pool dan logging infrastruktur, kemudian struktur pola akses benang(pattern) sehingga pada sebagian besar satu thread menyentuh setiap datum tertentu. arsitektur yang offloads empat operasi utama untuk hardware yaitu : tree probes, overlay management (details follow), log buffering, and queue management.


SUMBER :
http://cidrdb.org/cidr2013/Papers/CIDR13_Paper105.pdf 

Senin, 18 April 2016

GELISAH = GALAU ?

(MANUSIA DAN KEGELISAHAN)
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir,  tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan  hal  yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak.-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya  berjalan  mundar-mandir  dalam  ruang tertentu  sambil  menundukkan  kepala, memandang  jauh ke depan sambil mengepal-ngepalkan tangannya, duduk termenung sambil memegang kepalanya, duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara, dan  lain-lain. Di dalam sebuah kegelisahan ada suatu rasa yang biasa disebut galau. Apa sih arti dari galau itu ?.
Arti galau secara kamus besar bahasa indonesia sama dengan kata bergalau yang artinya adalah sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran).  Jika kita melihat penggunaan kata galau pada saat sekarang ini sepertinya lebih merujuk kepada pikiran yang kacau tidak keruan. Galau adalah suatu keadaan yang bersifat negatif.  Kebanyakan orang tidak suka mengalami kondisi galau pada dirinya.  Galau bisa menyebabkan seseorang menjadi stress, depresi dan bahkan bisa menjadi gila sungguhan.

Beberapa Hal / Faktor yang Menyebabkan Galau / Kegalauan Pada Diri Seseorang :

1. Punya Banyak Masalah

jika seseorang memiliki suatu masalah sebaiknya segera di selesaikan. Karena orang yang memiliki banyak masalah akan timbul rasa kegalauan pada dirinya.

2. Akan Menghadapi Sesuatu

biasanya orang yang akan menghadapi sesuatu akan lebih rentan galau. Contohnya ialah jika seseorang akan menyatakan perasaan nya pada lawan jenisnya, maka ia akan mengalami sebuah kegalauan.

3. Mendapat Masalah Besar

contohnya jika seseorang dipecat dari pekerjaan , maka orang itu akan mengalami sebuah kegalauan yang sangat besar. Apalagi orang tersebut merupakan tulang punggung keluarga nya.

4. Mengkhawatikan Sesuatu

Merasa khawatir memang merupakan sesuatu hal yang wajar pada diri seorang manusia.  Namun ada kalanya khawatir yang dirasakan adalah kekhawatiran yang besar.  Khawatir tingkat tinggi tersebut biasanya membutuhkan sumber daya pikiran yang besar pada otak manusia.  contohnya seperti khawatir anak belum pulang, khawatir akan kehilangan benda yang disayangi, seperti mendapat suatu firasat atau pertanda yang tidak baik, dan lain sebagainya.

5. Memikirkan Sesuatu yang Tidak Jelas

Sebagian orang ada yang gemar memikirkan sesuatu yang di luar batas kemampuannya sehingga pada akhirnya punya banyak pikiran yang tidak menentu yang tidak jelas.  Hal-hal yang dipikirkan dengan serius kebanyakan tidak mampu ditindak lanjuti dengan baik sehingga seperti orang yang selalu kebingungan.

Usaha atau cara yang ampuh untuk mengatasi kegalauan
1.      Mendekatkan diri dengan Tuhan
2.      Selalu berfikiran positif (positiv thinking)
3.      Jangan menghindari nya tetapi harus dihadapi dengan tenang
4.      Jangan terlalu di pikirkan

5.      Mencari orang yang dapat di percaya untuk bercerita(sharing) tentang masalah kita.